pelangi jingga

Jumat, 15 Agustus 2008

futur

Futur, kalau ditinjau dari hakekat bahasa arab ( hakiki ) artinya menjelang terang sedangkan dari makna majasi artinya sarapan pagi, tapi futur yang saya maksud disini jauh maknanya dari yang ada. Futur yang saya maksud adalah satu keadaan dimana semangat seseorang tuk mengkaji nilai-nilai keagamaan atau belajar menjadi kendur, melemah atau hilang sama sekali.

Biasanya kalau ini sudah menimpa seseorang pasti yang akan disalahkan adalah diri orang itu sendiri, padahal banyak sekali sebab-sebab kenapa seseorang itu bisa menjadi futur.

Semangat untuk belajar memang sebaiknya terus menerus diasah agar berkembang dan membawa manfaat bagi kehidupan. Tapi, dalam proses pembelajaran banyak sekali faktor-faktor yang menunjang, diantaranya yang sering kali disorot adalah faktor internal. Motivasi salah satunya, pabila motivasi seseorang tuk belajar sudah mulai berkurang, maka fasiliotas sebagus dan secanggih apapun tak kan dapat menolong, apakah memang demikian?

Menurut saya tidak juga..kenapa? hati, rasa, pikiran seseorang bisa mengalami perubahan tergantung dari masukan-masukan yang diterimanya, dalam hal ini lingkunganlah yang berperan dalam pembentukan karakter seseorang.

Maka, tidaklah tepat kalau kita selalu menyalahkan seseorang atau diri sendiri mengenai nasib yang menimpa, kena ya kok jalan hidupku seperti ini? ah..mungkin karena aku bodoh? miskin? atau memenag dah takdir?..duh kalau ada orang yang bicara seperti ini biasanya aku langsung saja menyuruhnya segera menarik ucapannya atau beristiqfar. Kenapa? karena itu bisa menjadi sugesti bagi dirinya yang nantinya akan terprogram di dalam alam bawah sadarnya, yang lama kelamaan setiap ada tawaran tuk menuju kehidupan yang lebih baik selalu ia tolak, dengan alasan aku tak mampu.

Nah, karena dasar itulah maka futur bisa menimpa siapa saja tanpa memandang jenis kelamin, agama ataupun profesi dan umur. Sehingga tetap optimis memandang kehidupan, dan teruslah membayangkan peristiwa yang indah atau harapan yang akan kita raih dimasa depan bisa meminimalisir futur yang akan menyerang. tapi, jika itu sudah terlanjur terjadi, tentu ada hikmah dibalik itu semua, karena bagaimanapun dalam setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan..Jadi tetap bertahan dalam keadaan tp terus mengubah persepsi dan meluaskan mata hati disertai syukur dan sabar itu tetap lebih baik, so..g ada tuh yg namanya ogah..tul g?

Label:

Senin, 04 Agustus 2008

Pernikahan

Dan..........
Ketika kami memutuskan untuk saling mengerti
Kami biarkan dua hati kami bicara
Tentang impian, tentang hasrat dan kerinduan kami
Kemudian kami menjadi takjub
Karena kami ternyata begitu sangat berbeda
Sekaligus juga begitu serasi


Maka ............. kamipun berjanji
Untuk menyatukan hati kami dalam satu bahtera
Agar yang berbeda menjadi serasi
Agar yang kosong dapat terisi sempurna
Agar segala impian dapat kami wujudkan berdua
Karena perbedaan kami bukanlah kendala
Selagi kami masih memakai bahasa yang sama

Dan bahasa itu bernama .................. CINTA


Ya Allah,
Jadikanlah kami pasangan yang saling mencintai dikala dekat
Saling menjaga kehormatan dikala jauh
Saling menghibur dikala duka, saling mengingatkan dikala bahagia
Dan saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan

Label:

Senin, 05 Mei 2008

Summer breeze (cinta g pernah salah)

Kalo liat judul, kayanya ada yg aneh nih dgn yg nulis..he5x..ah ga juga..normal aja lagee..eh..prolog dulu deh, minggu 4 mei aku nonton premiere film ini di Planet Hollywood..hmmm klo g salah bareng milad PKS tuh, eh aku bukannya kesana malah nonton..(ihh...masih jahil aja ya..masalahnya undangannya gratis sih, sebab anak skul ku dipakai tuk figuran..n aku hrs laporan lah ttg film itu, krn dr 6 undgn yg diksh..4 diambil ibu2 yg kutau g bakal mau nonton..hanya nafsu aja tuk ambil...duh jgn su'udzhon gitu lah..).
Aku g mau cerita soal film ini, coz..pastilah byk yg g sesuai dgn nurani (adegannya lho) tp klo jalan cerita bolehlah..meskipun kadang g nyambung...
cinta lagi cinta lagi, kayaknya masalah ini g kan hbs2nya dibicarakan org karena ini mslh yg urgen, tiada kehidupan tanpa cinta,terlebih cinta yg hakiki antara rabb dgn hambanya..duh.itu mah cinta sejati, n kita sbg makhluknya hanya dikasih setetes dr cintanya sdh membuat dampak yg luar biasa..apalagi dapat smua cinta dr sang khalik..
Dari hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang mencintai suatu kaum namun dia belum dapat bertemu dengan mereka? Rasulullah saw. menjawab: Seorang akan bersama orang yang dicintai ..subhanalllah..lom ketemu aja sdh pasti dpt bersama apalagi sdh ketemu...cinta memang indah.
Sehingga wajarlah bila banyak insan yg belum dpt cinta dari sesamanya terus mencari dan berdoa agar kiranya Allah mempertemukan ia dengan orang yg dicintai..syukur kalau ada yg mencintai.
Namun memang kadangkala jiwa manusia memang tidak sabar, ingin mendapatkan secara cepat padahal Allah mungin punya rencana yang terindah untuknya (eh...jd ingat novel kang abik, 'dalam mihrab cinta, bagian tragedi cinta zahrana'..)di novel itu..critanya ada seorg gadis yg akhirnya menemukan jodohnya justru dr yg g disangka2..gadis itu..digbrkan sedemikian sempurna, dosen, lulusan s2 ITB, cantik, tp ada kekurangan tlat nikah..byk pemuda yg melamar, selalu ditolaknya, karena yg ia cari lelaki yg baik agamanya, mampu menjadi imam bagi keluarganya tanpa memandang status, suku, or hal membosankan lainnya...singkat cerita akhirnya ia nikah dgn mantan mahasiswa yg dulu pernah dibimbingnya, setelah luka akibat ditinggal wafat sang calon suami karena pembunuhan yg dilakukan rekan sejawat yg sakit hati ditolak pinangannya karena buruknya akhlak.
Jadi.. yang perlu kita perkuat sekarang selain percaya bahwa Allah yg mengatur urusan kita, kita juga harus mempercayakan semua urusan kita diatur olehnya, karena bgm pun dia sang penguasa hati manusia lebih mengetahui apa yg terbaik bagi hambanya, sambil terus iktiar dan doa wajib dilakukan (he4x..jd nasehati diri nih..)dan teruslah berpikir positif serta mengisi hari2 dgn kegiatan yg membawa manfaat, karena mungkin saja jodoh kita menanti disana...hai..pangeranku...dimana engkau sekarang????....hmmm..cinta memang g pernah salah..(g pernah salah dengan dugaan kita, selama kita masih konsisten memeliharanya..dan teruslah optimis..) selamat meraih cinta..baik dari manusia..terutama dari sang Pemilik Cinta..Allah..Rabb..Semesta Allah...kunantikan cintaMU ya Rabbi..

Label: